Minggu, 30 Desember 2012

HP bisa merebus telur??



Banyak organisasi termasuk industri HP seringkali mengesampingkan akibat radiasi HP kepada otak. Hasil-hasil studi jangka pendek yang dimanfaatkan untuk meyakinkan para konsumen bahwa dengan menggunakan HP tidak ada hubungannya dengan kanker atau tumor otak, yang hanya berkembang beerapa dekade setelah terekspose.

Wajar saja, tidak ada seorangpun mengetahui secara pasti sejauh mana sebuah HP dapat membahayakan seseorang. Media baru Howe Recently melaporkan sebuah studi yang memperlihatkan radiasi HP yang penuh dengan energi dapat digunakan untuk memasak telur.

Dalam sebuah percobaan, peneliti menyimpan sebuah telor di dalam sebuah cangkir porselen (karena mudah untuk menyerap panas), dan meletakkan dua buah HP yang saling berhadapan dengan telur di dalam cangkir porselen tersebut. Peneliti kemudian memanggil salah satu HP kemudian menyimpannya berhadapan dalam keadaan salurannya tersambungkan untuk jangka waktu beberapa lama.

Selama 15 menit pertama, tidak terjadi perubahan apa-apa. Namun, setelah 25 menit kemudian kulit telur mulai memanas dan setelah 40 menit kemudian permukaan kulit telur menjadi keras dan merekah. Para peneliti menemukan protein yang berupa putih telur menjadi keras meskipun kuning telurnya masih dalam bentuk cairan. Setelah 65 menit telurmatang dengan sempurna.

Penelitian memperlihatkan bagaimana menakutkannya radiasi HP. Kita harus berusaha untuk menghindari penggunaan HP. Meskipun tidak seorangpun telah membuktikan radiasi dari HP dapat menyebabkan sesuatu yang secara klinis signifikan. Lagipula, tidak seorangpun yang dapat menyanggah resiko tersebut.

Anak-anak harus dilarang menggunakan HP karena otak mereka masih berkembang dan terutama rawan terhadap radiasi.
Bagaimana Dua Orang Wartawan Rusia Memasak Telur Dengan HaPe Mereka?

Vladimir Lagovski dan Andrei Moiseynko dari Koran Komsomolskaya Pravda di Moskow memutuskan untuk mempelajari langsung bagaimana bahayanya HP. Tidak ada sihir dalam memasak telur dengan HP. Rahasianya terletak dalam gelombang radio yang radiasinya dipancarkan oleh HP.

Kedua orang wartawan tersebut membuat alat berupa microwave sederhana seperti terlihat pada gambar di atas. Mereka menilpon dari satu HP ke HP yang lainnya dan membiarkan keduanya tetap saling terhubungkan. Mereka memasang sebuah pita rekaman di sebelah HP untuk menirukan suara agar telepon tetap aktif.

Setelah 15 menit: Telur mulai hangat.
25 menit : Telur sangat hangat.
40 menit : Telur menjadi sangat panas
65 menit : Telur Matang. (Seperti nampak pada gambar)

Sumber : rassukudalu.wordpress.com

Senin, 24 Desember 2012

Apa Sepasang Sayap Tak Tampak?


Allah SWT menciptakan makhluk-Nya berdasarkan kebutuhan masing-masing. Misalnya, seekor burung mempunyai sepasang sayap yang dapat membantunya untuk terbang. Mereka terbang kemanapun pergi, entah untuk mencari makan, tempat berlindung ataupun hanya berkeliling dunia untuk melihat alam yang begitu indah. Contoh lain, kupu-kupu tampak elok dengan sepasang sayapnya. Ikanpun juga mempunyai sepasang sayap yang berupa sirip. Bahkan pesawat terbang yang beratnya beribu kilo mampu terbang dengan sepasang sayapnya. Bayangkan bila mereka semua tidak punya sayap atau hanya memiliki satu sayap. Mungkin sayap tersebut tidak berfungsi dengan baik. Subhanallah..semua itu sudah diatur oleh Allah SWT.
Kalian sadar tidak bila kita seorang manusia juga memiliki sepasang sayap. Dan sama seperti makhluk lain, bila hanya ada satu sayap di diri kita maka tidak akan berfungsi maksimal. Tangan adalah sepasang sayap kita yang tampak. Tangan berfungsi untuk mejalani kegiatan sehari-hari. Ada sepasang sayap yang tak tak tampak di diri kita, yakni Sayap Sabar dan Sayap Syukur. Sungguh beruntung orang-orang yang dapat mengoptimalkan sepasang sayap tersebut.
Saat kita dirundung banyaak masalah, maka optimalkan sayap sabar. Percayakan bahwa setelah setiap kesulitan ada kemudahan. Berpikir positif terhadap takdir Allah karena mungkin itu adalah yang terbaik untuk kita. Allah tidak akan memberikan kesulitan di luar batas kemampuan kita. Di saat kita mendapat ujian dan kita selalu bersabar dan berikhtiar maka Allah akan sayang pada kita. Amiin J
  Dan pada saat kita mendapatkan suatu nikmat, baik rezeki, jodoh, dll. maka kita optimalkan sayap syukur. Selalu bersyukur kepadda-Nya karena sesungguhnya itu semua adalah pemberian-Nya. Ingat, itu semua juga hanya merupakan titipan dari Allah dan akan diminta kembali pada-Nya kapanpun dan di manapun.
          Oleh karena itu, sadri dulu bahwa kita punya sepasang sayap yang sangat indah. Pergunakan dengan seoptimal mungkin, dan tetap semangat dalam menjalani kehidupan ini. Ingat!! Sayap Sabar dan Syukur biasakan mulai sekarang ;-)

Senin, 17 Desember 2012

10 Tips menjadi pribadi yang baik


Menjadi pribadi yang baik perlu dalam menjalin hubungan dengan siapapun. Baik dengan teman, pacar, dosen, dll.. Oleh karena itu ada tips menjadi pribadi yang menarik. Ga susah kok, dengan menjadikan kebiasaan maka itu akan mudah. Cantik bukan menjadi hal paling utama, melainkan itu datang dari hati kita yang paling tulus. Langsung saja yaa..
1.     Royal dalam memberi pujian.
Ada yang bilang pujian itu ndak baik buat kita, karena bisa membuat seseorang menjadi besar kepala. Tapi tidak selamanya pujian itu tidak baik. Kalau diberi terlalu banyak maka menjadi tidak baik. Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Dengan melihat sisi  baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus.
2.    Buatlah orang lain merasa dirinya sebagai orang penting
Tunjukkan dengan sikap atau ucapan bahwa kita menganggap orang lain penting. Misalnya,jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama atau diam saja bila bersama kita. Tepati janji, minta maaf bila salah karena mereka akan merasa dihargai.
3.    Menjadi pendengar yang baik
Pendengar yang baik sangat penting karena itu merupakan salah satu kunci menjalin hubungan. Kita harus memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara, ajukan pertanyaan yang membuat mereka senang berbicara dengan kita. Dan dengarkan secara antusias.
4.    Menyebut namanya dengan benar
Nama adalah milik berharga yang sangat pribadi. Kebanyakan orang tidak suka apabila namanya disebut dengan nama sembarangan. Misal, namanya Izah tapi kita memanggilnya Ijaah. Mungkin ada juga yang tidak mementingkan nama panggilan, tapi sebagai pengingat saja.

5.    Ramah
Orang suka bila diperlakukan ramah karena mereka merasa diterima dan dihargai.
6.    Bermurah hati
Kita tidak akan menjadi miskin karena memberi dan berbagi dengan sesama. Malah kita sudah bersedekah. Dan orang yang bersedekah akan dibalas kebaikannya oleh Allah SWT. Tapi yang ikhlas juga yaa.
7.    Mengindari  kebiasaan mengkritik, mencela atau menganggap remeh
Umumnya, orang tidak suka jika kelemahanya diketahui orang lain. Maka simpan kelemahan orang lain, tidak perlu diumbar-umbar kepada siapapun. Kecuali orang yang bersangkutan bersedia.
8.    Berbuat apa yang anda inginkan dari orang
Perlakuan apapun yang anda inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah yang harus anda lakukuan terlebih dahulu. Anda harus mengambil inisiatif untuk memulainya. Misalnya, bila ingin diperhatikan, mulailah memberi perhatian. Bila ingin dihargai, mulailah menghargai orang lain.
9.    Mencintai diri sendiri
Semakin kita menyukai diri sendiri, semakin mudah menyukai orang lain, maka semakin besar peluang kita untuk disukai orang lain. Dengan menerima dan menyukai diri sendiri, kita akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama dengan mereka dan menyukai mereka.
10. Saling sapa
Menyapa juga tidak kalah penting. Dengan menyapa maka kita dapat memulai hubunggan baik itu. Jika sudah sering menyapa, bertemu pun juga tidak canggung untuk ngobrol.
                Naah, menjalin hubungan yang baik sangat perlu dalam keberlangsungan hidup kita karena arena setiap manusia tidak dapat hidup sendiri. Tetap jaga hubungan baik kalian dengan siapapun. Okee J

Selasa, 11 Desember 2012

Chima Awal dari Cinta


Pagi itu, di tengah keramaian kota, terlihat gadis kecil berumuran 6 tahunan, berambut panjang dengan wajah oval duduk termenung. Renza namanya, dia putri tunggal dari keluarga ternama di kotanya. Renza anak yang periang, manis dan cerdas. Namun, tidak seperti biasanya dia merenung duduk di kursi di sebuah taman. Suara tangisannya yang lirih mengundang keingintahuan seorang anak laki-laki seumuran gadis tersebut untuk mendekat dan duduk di sebelahnya. 

“Hmm, nama kamu siapa? Kenalkan aku Tian. Mengapa menangis?”
Tangisan itu berhenti sejenak dan Renzapun menoleh ke arah anak laki-laki tersebut dengan berlumuran air mata.
“Kucing kesayanganku hilang saat aku bermain dengannya. Sekarang aku tidak tahu mau mencari kemana lagi”
“Kucingmu pergi ke arah mana? Tenang saja, aku akan membantumu. Jangan menangis lagi!”
“Benarkah kau akan membantuku?” Bibir tipisnya mulai tersenyum.
“Ayo kita cari sama-sama.”
Mereka berduapun kesana kemari berusaha mencari kucing yang hilang itu. Mencoba ke semak-semak, area permainan dan taman hasilnya tidak ada. Wajah kebingungan mulai tampak. Renza itu berhenti dan tertunduk kembali.
“Mungkin Chima sudah pergi jauh meninggalkan taman ini dan meninggalkanku juga.” Gadis kecil itu menangis lagi. Seperti sudah kehilangan semangat untuk mencari kucing kesayangannya.
“O.. jadi kucing kamu bernama Chima. Hei, kamu tidak boleh menyerah. Mungkin kucing kamu juga berusaha untuk mencari kamu. Kamu harus semangat! ”
Gadis kecil itu menerutkan keningnya dan menatap anak laki-laki tersebut dengan keheranan.
“Mengapa kamu semangat untuk membantu mencari kucingku? Kamu kan belum kenal sama aku?”
“Aku tidak mau saja kalau ada seorang gadis manis seperti kamu menangis. Maka itu aku akan membuat kamu tersenyum lagi. Nama kamu siapa?”
“Terima kasih ya, kamu sudah baik sama aku. Hmm, namaku Re…” Belum selesai menyebutkan namanya tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Renza, ternyata ibunya Renza.
“Dek, kamu darimana saja? Ibu cari kamu keliling taman ternyata kamu di sini. Mana Chima?”
“Chima hilang Bu, tadi aku sudah mencarinya kemana-kemana dengan temanku tapi Chima belum ketemu.”Renza menangis dan memeluk ibunya.
“Sudahlah, besuk kita cari lagi ya sama Ayah. Kalau perlu nanti Ayah suruh pasang di koran-koran. Sekarang kita pulang dulu, kita harus berkemas-kemas untuk segera berangkat. Mari Nak?”
“Sebentar Bu, aku mau bilang terima kasih sama temanku dulu. Hmm, Tian terima kasih ya kamu sudah mau menolong aku. Kalau kamu nanti melihat kucingku, rawatlah dia baik-baik. Suatu saat aku akan menjemputnya di sini.”
“OK, kalau aku menemukannya aku akan rawat dan memberikannya kepadamu. Aku tunggu kau di sini.”
“Sampai jumpa!”
Mereka saling melambaikan tangan dan berpisah. Tian berharap akan bertemu gadis kecil itu kembali. Namun, Tian kecewa karena dia tidak tahu nama gadis kecil tersebut. Hanya nama Re yang diketahuinya. Tianpun pulang ke rumah naik sepeda mininya.
Di tengah perjalanan, Tian menabrak seekor kucing yang sedang menyebrang. Tian berhenti dan menghampiri kucing yang ternyata terluka pada bagian kakinya. Tian langsung membawanya pulang untuk diobati.
Sesampai di rumah.
“Tian kamu bawa apa sayang?” Tanya Mama Tian
“Ini Ma, tadi Tian tidak sengaja menabrak kucing di jalan. Jadi Tian rawat kucing ini . Boleh ya Ma?”
“Hmm, tapi kamu harus janji, kamu harus rawat kucing itu baik-baik. OK!”
“Siap Mama bos!”
“Ya sudah, kamu mandi sana.”
“Iya, Ma.”
 Tian langsung membersihkan luka kucing tersebut. Tidak sengaja, dia melihat kalung yang dikenakanya terdapat nama dari kucing tersebut. Tertulis nama “My Chima”. Kemudian Tian berpikir sejenak.
“My Chima? Apakah ini kucing kesayangan gadis kecil itu? Mungkin saja benar, kalau begitu aku rawat saja kucing ini. Siapa tahu aku dapat bertemu dengan gadis kecil itu lagi.”
Semenjak itu, Tian merawat seekor kucing dengan kasih sayangnya. Berharap dia akan bertemu dengan gadis kecil itu. Seiring berjalannya waktu, kucing itu tumbuh besar dan mulai akrab dengan Tian.
Tian sudah menginjak umur 16 tahun. Kini dia tumbuh sebagai remaja yang aktif dan berhobi merawat hewan. Namun, di balik keaktifannya di berbagai kegiatan, Tian divonis mengidap penyakit kaker otak. Dia sering mencurahkan isi hatinya kepada Chima. Bahkan dokter sudah memberikan perkiraan kapan Tian akan meninggal. Tian tidak percaya dengan apa yang dikatakan dokter, dia hanya berharap sebelum dia mati dia akan bertemu dengan gadis kecil yang ia temui di taman 10 tahun yang lalu. Karena dia masih punya janji dengan gadis kecil itu untuk mengembalikan kucing kesayangannya. Oleh karena itu, terkadang Tian bersikap jahil dan membuat ulah karena dia merasa kuat dan tidak mau dikasihani gara-gara penyakit yang dideritanya
Di sekolah, di kelas Tian terdapat siswa baru pindahan dari Bogor. Gadis itu memperkenalkan dirinya.
“Hai, teman-teman gimana kabarnya? Namaku Renza. Aku pindahan dari SMA Negeri di Bogor. Mohon kerjasamanya.”
Renza dipersilakan duduk di sebelah Anjani, teman sekelas Tian. Aksi Tian untuk membuat ulah tertuju pada anak baru, tidak lain adalah Renza. Setiap hari Renza selalu diganggunya. Seperti mengempeskan ban sepeda Renza, mengunci Renza di kamar mandi. Sejak saat itu, Renza sangat membenci Tian. Ulahnya yang keterlaluan kadang membuat Renza menangis dan menjadi tidak tahan sekolah di sana. Dia melaporkannya kepada ibunya.
“Bu, aku ingin pindah sekolah saja.”
“Lho.. Memangnya kenapa Dek? Kan baru 2 minggu kamu sekolah di sana? Ada yang jahat sama kamu? Atau apa?”
“Iya, Bu. Ada seorang laki-laki yang selalu menjahiliku sampai aku menangis. Aku tidak tahan Bu.”
“Kalau begitu nanti Ibu bilang sama Ayah supaya mendaftarkan kamu ke sekolah yang lebih bagus.”
“Terima kasih Bu!”(muka Renza kembali murung)
“Ada apa lagi Dek?”
“Tiba-tiba aku kangen sama teman Renza yang dulu pernah bantuin Renza mencari Chima. Sekarang gimana ya kabarnya? Apa Chima ada padanya?”
“Sudahlah, pasti dia baik-baik saja. Kalau masalah Chima, mudah-mudahan Chima juga dirawat olehnya.”
“Aku juga berharap seperti itu Bu.”

Bersambung...

#apa yang terjadi selanjutnya??tunggu kisahnya .haha

By : Dwiik Ciprut

Tips Ngilangin GALAU ^_^

  Apa GALAU?? Sering terdengar kata-kata itu di kalangan remaja. Apa penyebab galau?? Galau didefinisikan sebagai perasaan yang bimbang, nggak menentu, bingung, pokoknya resah aja. Bisa dibilang galau itu cabang baru dari perasaan seperi sedih, marah, putus asa, cengeng, dan lainnya. Dan masih banyak lagi definisi galau yang diprediksi oleh setiap individu. Contoh yang aku temuin di kalangan remaja, galau itu karena diputusin pacar, nggak ada duit, nggak bisa makan, khususnya bagi anak kuliah yang nge-kos. Harus bener-bener ngirit kalau belum dapet kiriman dari orang tua. Eeeh, malah curcol ^_^
Tapi kalau lama-lama nge-galau juga nggak baguskan? Kita jadi nggak konsen kuliah, belajar atau menjalani hari-hari yang begitu indah. Ada sedikit tips buat ngilangin rasa galau, walau nggak 100% ilang sih. Tapi coba aja J

1.  Perbanyak beribadah. Meminta pertolongan dan petunjuk kepadaNya, dan temukan kedamaian ketika telah melakukan ibadah dan meminta solusi langsung kepada Sang Maha Esa.
2.  Berhentilah untuk menyalahkan diri sendiri karena hanya akan membuat perasaan jadi semakin down. Berpikirlah kalau ini merupakan sebuah ujian dari Tuhan karena Tuhan sayang sama diri kita dan Tuhan mau menaikkan derajat kita di hadapan orang lain dengan ujian tersebut. Dengan begitu kita akan lebih percaya diri setelah ujian itu berhasil dilewati, karena ujian yang diberikanNya tidaklah diluar kemampuan hambaNya.
3. Hadapi dengan senyuman, berpikir positif, dan tenang dalam menyelesaikannya. Denganbegitu, perasaan akan lebh terasa rilex dan sadar bahwa masalah yang dihadapi gak’ seberat yang dibayangkan. Selalu bersyukur atas semua nikmat ataupun ujian dari Tuhan, karena yakinlah itu udah rencana uhan buat kita dan insya ALLAH yang terbaik untuk kita.
4. Lakukan kegiatan positif dan berguna. Contohnya membuat kreatifitas atau apalah.Yang penting bisa buat kita happy dan nikmatilah semua itu. Dengan begitu kita bisa melupakan rasa galau kita.
5. Curhat dengan teman. Dengan bercerita masalah yang kamu hadapi, maka perasaan kitamenjadi ploong. Setidaknya ada yang tahu apa yang kita rasakan. Mungkin saja teman kita bisa membantu masalah yang kamu hadapi.
6.  Dengarkan lagu-lagu yang disukai. Kalian bisa meluapkan emosi dengan bernyanyi.
7.  Kumpul bersama teman-teman, kerabat, keluarga, lalu sharing dan curhat ke mereka. Tetapi jangan sampai salah pilih orang, karena bisa makin’ runyam ntar masalahnya. Bukannya nyelesain’ tapi malah nambah, capek deh… 
8. Hadapi yang akan terjadi, bukan malah menghindari dan takut. Jangan pernah berpikiruntuk lari dari masalah. Masalah yang ada bukan untuk dihindari, tetapi untuk diselesaikan. Semakin dihindari, maka ia akan makin membesar. Menghadapi tidak selalu berdampak negatif, malah kebanyakannya berdampak positif. Justru menghindar akan makin membuat pribadi kalah dan merusak diri dari segi mental.
Jadi teman-teman kalu kalian dapet masalah, ambil positifnya saja. Mungkin Allah sedang menguji kesabaran kita. Barangkali ada teman-teman yang benar-benar tidak kuat menghadapi masalahnya sampai-sampai mereka melakukan hal yang ceroboh, seperti bunuh diri. Itu adalah perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah. Oleh karena itu, TETAP SEMANGAT !! Lakukan semua karena ALLAH SWT. Ok!! J



SEMANGAT TEMAN-TEMAN  J